• Pengaduan Pengaduan
  • Informasi Informasi

Berita

Informasi terkini, pengumuman, dan artikel terbaru dari Balai Pengembangan Vokasi Pendidikan dan Kebudayaan Kendari.

News & Updates
26 May 2026

Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Program Magang Nasional menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapan generasi muda untuk memasuki dunia kerja melalui penguatan pengalaman praktis dan peningkatan kompetensi. Menurut Yassierli, dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar pengetahuan akademik, tetapi juga pengalaman kerja, pemahaman budaya kerja, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan profesional. “Persaingan dunia kerja ke depan akan semakin penuh tantangan. Karena itu, Program Magang Nasional menjadi wadah untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan diri,” ujar Yassierli pada  pelepasan 1.105 peserta Magang Nasional Batch II di Lingkungan Kemnaker, Kamis (21/5/2026). Ia menjelaskan, Program Magang Nasional tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga pembelajaran mengenai tata kelola, produktivitas, dan budaya kerja di lingkungan profesional. Peserta didorong untuk aktif menggali pengalaman selama mengikuti program. Selain itu, peserta memperoleh peningkatan kompetensi teknis maupun nonteknis, termasuk komunikasi, disiplin, dan profesionalisme yang dibutuhkan di dunia kerja. Kemnaker juga menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi bagi peserta magang sebagai nilai tambah saat memasuki pasar kerja. Dalam program ini tersedia sekitar 15 hingga 30 workshop sertifikasi yang dapat dipilih sesuai bidang masing-masing peserta. “Silakan dimanfaatkan sertifikasi kompetensi sebagai bonus di akhir program. Pilih yang paling relevan dengan bidang yang dikerjakan selama magang,” kata Yassierli. Yassierli menegaskan Kemnaker akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan Program Magang Nasional agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan program pemagangan merupakan langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan siap kerja. Ia menambahkan, program ini juga mendorong pengembangan kemampuan nonteknis seperti komunikasi, disiplin, dan profesionalisme sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Sebagai informasi, pelepasan peserta Magang Nasional Batch II secara nasional rencananya dilaksanakan pada 26 Mei 2026 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Biro Humas Kemnaker
21 May 2026

BPVP Kendari Dorong Literasi Digital Pencari Kerja

RRI.CO.ID, Kendari - BPVP Kendari menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital dan perluasan jaringan kerja bagi peserta pelatihan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin berbasis teknologi dan daring. Pengantar Kerja BPVP Kendari, Nurichsan S.Psi mengatakan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi peserta pelatihan saat ini bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga kurangnya akses informasi dan jaringan untuk memasuki dunia kerja. Menurutnya, meskipun banyak peserta sudah memiliki keterampilan, sebagian masih kesulitan memanfaatkannya untuk mendapatkan pekerjaan karena belum memahami berbagai platform pencarian kerja yang tersedia di era digital. “Sebagian besar tantangan mereka adalah belum banyak memiliki jaringan dan informasi terkait dunia kerja. Meskipun sudah memiliki keterampilan, mereka belum tentu bisa langsung menggunakannya untuk mendapatkan pekerjaan,” ujarnya. Ia menjelaskan, saat ini peluang kerja tidak hanya tersedia secara langsung atau onsite, tetapi juga semakin banyak tersedia pekerjaan berbasis remote yang dapat diakses melalui berbagai platform digital di internet. Namun demikian, kata Nurichsan, masih banyak peserta pelatihan yang belum mengetahui portal-portal pencarian kerja maupun peluang penghasilan secara daring, sehingga hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam proses peningkatan kompetensi tenaga kerja. “Sekarang sudah banyak sekali platform di internet, baik untuk mencari pekerjaan maupun untuk menghasilkan cuan. Tapi masih banyak peserta yang belum mengetahuinya,” tambahnya. Ia berharap ke depan literasi digital peserta pelatihan dapat terus ditingkatkan agar keterampilan yang dimiliki dapat benar-benar dimanfaatkan secara optimal di dunia kerja modern.
20 May 2026

Kuota 30 Ribu Peserta, Gratis dan Bersertifikat BNSP

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu peserta. Pendaftaran dilakukan pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan bahwa program ini diprioritaskan untuk lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun serta telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. Seluruh rangkaian pelatihan vokasi disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program tersebut disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja agar peserta siap bekerja maupun berwirausaha. “Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini. Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing, dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers Biro Humas, Minggu (17/5/2026). Adapun tahapan pelaksanaan program dimulai dengan pendaftaran pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id dan platform SIAPkerja. Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara dilaksanakan pada 10–17 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 18 Juni 2026, sedangkan kick off dan orientasi program dilaksanakan pada 22 Juni 2026. Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker di seluruh Indonesia. Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan. Biro Humas Kemnaker